Halaman

Kamis, 01 Maret 2012

Ekspresi bersama dengan Flashmob



Buat yang hobi nonton tv pasti tau dong iklan Mizone City Project yang kayak drama musical di stasiun kereta api. Nah! Itu salah satu contoh Flashmob. Flashmob adalah sekelompok orang (dalam jumlah yg sangat banyak) yg berkumpul di suatu tempat umum secara tiba-tiba, melakukan suatu tindakan (aksi yg tidak biasa terjadi di tempat umum tersebut), untuk waktu yang singkat, lalu bubar (setelah tindakan selesai dilakukan). Pada masa sekarang, flashmob biasanya dirancang untuk bersenang-senang dengan tidak menimbulkan efek yang berbahaya. Kayak drama seri gLee gitu tapi outdoor version (itu menurtuku sih). Flashmob kian tumbuh dan menjadi popular. Banyak para pakar sosiologi berpendapat bahwa aksi ini tidak akan berlangsung lama gaungnya. Akan tetapi sejatinya fenomena flashmob bisa bertahan lebih lama karena sebenarnya dia telah ada dan mengakar dari tahun 1970-an. Secara harfiah, flashmob bisa diterjemahkan sebagai ‘kerumunan dadakan’. Bentuk awalnya bukan tarian, melainkan lebih kepada gerakan massa untuk menarik perhatian pemerintah, terhadap isu politik atau ekonomi yang sedang berkembang. Selain tarian, flashmob bisa menggunakan konsep nyanyian, gerakan tanpa suara, atau teriakan. Selanjutnya, sejumlah penari akan muncul secara mendadak di tempat publik dan semakin bertambah dalam hitungan detik, kemudian bubar. Konsep inilah yang kemudian diadopsi secara perlahan dalam bentuk tarian. Ada yang berminat flashmob sama teman-teman?

Bang Andy Noya



Sudah tak asing lagi sama sosok yang satu ini kan? Gaya bicaranya yang ringan tapi berbobot membuat setiap talk shownya yaitu Kick Andy menjadi lebih santai dan penuh canda tapi tetep menyimpan pesan moral. Acara yang disiarkan di Metro tv tiap Jum’at pukul 21.30 wib dan tayangan ulangnya Minggu pukul 15.30 wib ini menjadi salah satu acara yang ditunggu-tunggu dan punya rating tinggi. Kali ini, kita bahas sang host Kick Andy ini yuk!
Andy Flores Noya alias bang Andy lahir di Surabaya, 6 November 1960 adalah wartawan dan presenter televisi Indonesia. Namanya melambung setelah sukses menjadi host acara Kick Andy! Apalagi setelah dinobatkan sebagai presenter talk show terfavorit di ajang Panasonic Award dan acara yang ia bawakanpun terpilih menjadi acara talk show terbaik di ajang panasonic award.
Beliau mengawali pendidikan formal utamanya di SD Sang Timur di Malang, Jawa Timur. Di sana bakat menulisnya tampak menonjol. Hidup menuntutnya untuk sekolah di sebuah STM di Jayapura sebelum akhirnya pindah ke STM 6 Jakarta. Tapi tetap tak dapat dipungkiri,  bang Andy tak bisa melepas bakat menulisnya. Saking cintanya kepada dunia menulis dan jurnalis, selepas lulus dari STM 6 Jakarta, ia pun kemudian melanjutkan pendidikanya Sekolah Tinggi Publisistik (sekarang IISIP, Lenteng Agung) jakarta. Di saat itulah Beliau mulai aktif dalam dunia jurnalistik. Beliau pertama kalinya terjun ke dunia jurnalistik saat terjun sebagai reporter pada tahun 1995 untuk membantu Majalah Tempo untuk penerbitan buku.

Setelah itu, Beliau bergabung dengan harian Bisnis Indonesia karna diajak oleh Lukman Setiawan, pimpinan di Grafitipers, salah satu anak usaha Tempo yang menerbitkan harian itu. Bang Andy pun tercatat sebagai salah satu dari 19 wartawan pertama di harian bisnis Indonesia. Setelah dua tahun, Bang Andy pun diajak oleh Fikri Jufri wartawan senior Tempo untuk menjadi salah satu wartawan majalah Matra yang baru diterbitkan oleh Tempo.

Tawaran pun kembali datang saat Surya Paloh menawarinya untuk bergabung dengan koran Media Indonesia. Selama di Koran Media Indonesia, Beliau sedikit banyak belajar mengenai dunia jurnalistik yang berbasis televisi. karna itu pulalah Beliau juga pernah dipercaya sebagai pemimpin Seputar Indonesia dimana Beliau ditugaskan untuk memudahkan proses transisi PT Sindo (perusahaan yang menaungi Seputar indonesia) ke RCTI.
Setelah itu, Surya Paloh kemudian memanggilnya untuk bergabung dengan Stasiun Televisi barunya yang baru saja mendapatkan izin siar dari pemerintah, yaitu metro TV pada tahun 2000.kemudian pada tahun 2003 , bang Andy ditarik kembali ke Media Indonesia dan menjadi pemimpin redaksi di Media Indonesia. Memasuki tahun 2006, saat pemimpin redaksi Metro TV Don Bosco mengundurkan diri, Andy Noya, yang kini menjadi wakil pemimpin umum di Media Indonesia, diminta merangkap menjadi pemimpin redaksi Metro TV menggantikan Don Bosco.

Di saat itulah bang Andy kemudian mulai belajar jurnalistik televisi secara menyeluruh. Beliau pun dipercaya menjadi Host salah satu acara yang judulnya diambil sendiri dari namanya, yaitu Kick Andy!, sebuah acara Talk Show yang tentunya sudah kita kenal.